Pesan Wanita Perokok Pasif Ini Begitu Menyayat Hati



Perokok memamng banyak kita temukan dimana-mana karena di indonesia belum ada hukum yang jelas tentang para perokok, jika kita melihat negara maju maka akan jarang sekali kita melihat orang yang merokok secara bebas, belum lama ini jagat dunia maya di hebohkan dengan sebuah tulisan dari seorang wanita perokok pasif yang cukup menyayat hati kita.

Bagi para perokok, rokok adalah kenikmatan tiada tara bisa dibilang rokok adalah segalanya. Bagi mereka satu hari tanpa rokok aja lidah rasanya pahit dan makan tidak nikmat. Tapi apakah anda para perokok pernah melihat sekeliling anda? Sadarakah anda kalau perokok pasif itu memiliki peluang yang lebih besar mengidap kanker paru paru dibandingkan dengan perokok aktif? Ya, mereka yang tidak merokok pun harus mengalami kemungkinan dan peluang yang lebih besar daripada mereka mereka yang menjadi seorang perokok aktif.


Mungkin ini yang harus menjadi pemikiran beberapa perokok yang selalu mengatakan, saya merokok kan tidak mengganggu orang lain. Kalau ada yang berpikir seperti itu maka anda salah besar. Dengan merokok di sembarang tempat, secara tidak langsung anda sudah mengganggu orang lain. Sadarkah anda kalau di sekitar anda ada anak kecil, ibu hamil dan bahkan bayi? Kalau anda tidak mau merokok di depan bayi ataupun anak anda, mengapa anda merokok di depan bayi atau anak orang lain?
Seorang wanita bernama Echa merasakan akibat dari ke egoisan para perokok ini. Echa mengidap asma dan harus dilarikan ke rumah sakit karena kesulitan bernafas. Bahkan Echa harus menggunakan selang oksigen supaya ia bisa bernafas lega. Di tengah sakitnya ini, Echa menuliskan pesan bagi para perokok yang egois dan tidak memperhatikan lingkungan sekitar ia merokok.

“Saya tahu, diantara kalian berfikir bahwa merokok itu sebagian dari hidup. Tapi apakah kalian memikirkan kehidupan kami? Yang tidak bisa menghisap asap rokok?

Saya disini percaya dan merasakan bahwa memang benar asap rokok berbahaya untuk perokok pasif. Saya mewakili anak-anak Indonesia yang terkena asma akibat asap rokok pasif.

Tuhan dan teman-teman saya masih menyanyangi saya karena paru-paru saya sudah menghitam dan tidak jadi untuk diangkat. Doa merekalah.

Saya peduli kepada mereka yang terbaring memakai oksigen. Cukup saya disini yang mewakili teman-teman untuk tidak menjadi seperti ini.

Saya harap post ini bermanfaat. Kepada kalian yang perokok aktif, kasihanilah kami kasihanilah paru-paru kami.”

Penulis dan foto: Echa

bagi anda para perokok maka anda harus memperhatikan juga sekeliling anda, anda boleh saja menikmati rokok anda tapi ada orang di smping anda yang ingin bebas dari asap rokok anda.