Inilah Kain Kafan Yesus Yang Terus Jadi Kontroversi Hingga Saat Ini



Yesus kristus yang di percaya umat kristiani sebagai tuhan memang berbeda pendapat dengan orang muslim yang dimana mereka menyatakan bahwa yesus kristus itu hanya utusan tuhan karena semua itu tertulis jelas di alquran dan bahkan di dalam bible sendiri tidak ada yang mengatakan kalu yesus itu tuhan.

Visualisasi wajah Yesus dalam agama Kristen dan Isa dalam agama Islam salah satunya didapatkan dari sebuah kain kafan yang dinamakan Shroud of Turin. Ini adalah peninggalan bersejarah dan paling religius yang ada di dunia, ini disebabkan karena kain ini diduga adalah kain kafan yang digunakan oleh Yesus saat beliau wafat.

Walaupun kain kafan ini yang dijadikan sebagai dasar visualisasi rupa Yesus namun keberadaan mengenai kebenaran kain kafan ini hingga sekarang masih menuai pro dan kontra. Dengan kata lain, Shroud of Turin menjadi sebuah misteri besar yang sulit untuk dipecahkan.

Selama 117 tahun, negatif dari foto ini mengungkapkan sebuah citra sebuah luka yang dipercaya milik Yesus. Hingga sekarang para ahli fisika, kimia, forensik dan mikrobiologi terus melakukan penelitian untuk mengungkap usia dan komposisi pada kain ini.

Para ahli yang menemui kebuntuan karena tidak bisa mengungkap mengatakan kalau kain ini palsu. Namun lebih banyak lagi yang mengungkapkan keaslian kain kafan ini, mereka mengatakan kalau kain kafan ini adalah asli milik Yesus.


“Begitu sulit untuk memberikan kesimpulan lengkap perihal teka-teki yang ditimbulkan dari selembar kain kafan,”

Awal mula pro dan kontra ini bermula pada tahun 1898 silam, saat seorang fotografer amatir asal Italia Secondo Pia memotret kain kafan ini. Memang saat dilihat hasilnya tidak ada yang spesial dengan hasil foto ini. Namun saat melihat film negatifnya terlihat sebuah hal yang luar biasa. Rupa seorang pria berjenggot dengan luka pada sekujur tubuh.

Dari penemuan inilah beragam penelitian dilakukan, hingga ada seorang peneliti yang mengungkapkan kalau citra yang ada dalam kain ini bukanlah hasil seorang seniman, karena terdapat noda darah dengan kandungan hemoglobin dan adanya serum albumin.

“Citra pada kain kafan ini adalah nyata yang menggambarkan manusia yang dicambuk dan disalib. Ini bukanlah hasil olahan seniman.”

Walaupun itu semua masih menjadi kontro versi namun kita harus tetap yakin dengan keyakinan kita, karena jika di agama kristen mereka menganggap kalau yesus itu sudah meninggal sedang kan di agama muslim berpendapat kalau yesus itu belum meninggal.