Jika Ke ATM menemukan Dua Tanda ini Sebaiknya Hati Hati, Sebelum Hal Buruk Terjadi pada Kamu




ATM adalah tempat dimana kita bisa mengambil uang secara tunai dan di indonesia bahkan dunia banyak sekali atam yang bertebaran agar memudah kan orang untuk mengambil uang, namun tahukah anda jika sering sekali terjadi kejahatan di sekitar ATM, berikut hal yang harus anda ketahui agar anda tidak terkena tindak kejahatan.

Saat ini banyak sekali modus kejahatan yang dilakukan oknum tertentu untuk mendapatkan uang banyak tanpa harus bersusah payah bekerja. Salah satu modus penipuan yang akhirnya berhasil terbongkar adalah modu penipuan melalui mesin ATM.
Modus yang dilakukan ini adalah dengan memberi sebuah pengganjal di lubag untuk memasukan kartu ATM agar ATM bisa masuk tapi tidak bisa tertelan. Kemudian, pelaku akan menempelkan stiker untuk mengarahkan korban agar menghubingi call senter yang palsu.
Modus penipuan lewat ATM ini sudah dialami sendiri oleh pengguna facebook yang bernama @Adrian Sofiyan. Ia berbagi cerita pengalamannya yang hampir saja ditipu saat mengambil uang di mesin ATM.
Begini ceritanya :
“Tadi ane ceritanya ngambil duit di atm bank B** SPBU Mangun Jaya Tambun Bekasi. Nah seperti biasa kan ane masukin kartu dan masukin kode pin terus ane transaksi tarik tunai. Setelah ane selesai tarik tunai ane klik transaksi selesai. Nah di situ kan biasanya kartu ATM keluar ya gan. Tapi tadi kartu ATM ane kaya ada yang ganjel gitu jadi ketahan di dalam. Ane coba tarik tarik ga bisa karena lobangnya sempit setelah beberapa menit akhirnya kartu ane ketelen deh.. Nah di situ ane panik deh gan, nah ane liat diatasnya ada sticker yang bertuliskan ‘LAYANAN 24 JAM jika kartu anda tertelan, rusak,hilang segera hubungi call center (021) 9380 0046,” tulis Adrian Sofiyan, seperti dilansir Tribunnews.com
Namun, untungnya Adrian tidak langsung menghubungi nomor call center tersebut. Ia mencoba menunduk untuk melihat isi lubang ATM tersebut. Kemudian, tak sengaja ia melihat ada sebuah pengganjal seperti kertas yang ditempel dengan lem. Kertas itu sebagai pengganjal agar kartu bisa masuk tapi tidak bisa keluar.


“Untung ane ga panik ane telpon call B** resmi 500046 tapi ga nyambung. Ane lupa ini mungkin karena hari libur.. Ane tanya ke pegawai SPBU mana securitynya katanya lagi pergi. Ya sudahlah untung ane pake M-BANKING. Langsung ane ganti aja pin ane takut ada hal yang ga diinginkan,” katanya.
Ternyata di Purwakarta polisi berhasil menangkap seorang pelaku yang melakukan modus penipuan tersebut. Polisi berhasil mengamankan seorang warga Desa Galumbang Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, berinisial Is (43) karena ketahuan tengah menempelkan stiker dan juga kertas untuk mengganjal di lubang kartu ATM akan dimasukan.
Motif pelaku ternyata, saat korban atau nasabah mendapati kartunya tertelan, maka ia akan menghubungi call center itu. Saat korban menelepon maka pelaku akan meminta korban menyebutkan kata sandinya. Dengan begitu pelaku bisa menguras habis isi ATM korban dengan memindahkannya ke tabungan pelaku.

Untubg saja pelaku penipuan ini berhasil ditangkap sehingga tidak akan ada nasabah yang akan menjadi korban lagi. Sebaiknya kamu harus berhati-hati saat menemukan dua tanda tersebut saat mengambil uang di mesin ATM.

BErikut hal yang harus anda ketahui agar anda tidak terkena kejahatan ketika sedang berada di atam, dan semoga info yang kamiberikan bermanfaat.