Orang ini Ungkap Dugaan Kecurangan Kasir Supermarket di Palembang



Super market atau minimarket memang saat ini menjadi salah satu tempat belanja yang sering kali di kunjungi oleh masyarakat selain mudah untuk mendapatkan barang, masyarakat senang ke supermarket karena fasilitas yang di berikan lebih memberikan kenyamanan saat berbelanja, namun apajadi nya jika ternyata super market melakukan kecurangan.

Dugaan kecurangan kasir salah satu supermarket di Palembang, terungkap oleh seorang konsumen. Cerita itu dituangkan konsumen itu dalam akun Facebook Asef Fahrizal, Selasa (3/11) sekitar pukul 20.00 WIB.

konsumen-ungkap-dugaan-kecurangan-kasir-supermarket-di-palembang


Dalam statusnya, Asef menulis pengalaman pribadinya saat berbelanja di sebuah pasar swalayan ternama di kawasan Plaju Palembang. Tulisan itu diberinya judul 'BELAJAR JUJUR DARI PETUGAS KASIR'. Hingga saat ini, sudah ada 23 pengguna FB yang memberi Like status tersebut.

Berikut isi tulisan dari ceritanya tersebut:

Hari ini Selasa, 03112015 saat sedang membayar beberapa barang belanjaan yang saya ambil di kasir sebuah Swalayan Ternama di Plaju Palembang, ada hal yang perlu dijadikan pelajaran tentang kejujuran.

Dengan gesitnya sang kasir menscaning barang belanjaan satu demi satu, setelah selesai lantas sang kasir pun menyebutkan jumlah yang harus dibayarkan. "Delapan puluh tujuh ribu tiga ratus" ucap sang kasir.

mata saya langsung melihat harga yg tertera pada layar yang ternyata Rp 87.250 ternyata dia sudah berbohong Rp 50, (memang apalah artinya uang 50 perak sekarang ini)
Saya pun menyodorkan selembar uang kertas pecahan Rp 100.000.

Belum selesai sampai disitu, pada saat menyerahkan kembaliannya pun lagi-lagi ia berlaku tidak jujur
"Ini mas kembaliannya" sambil menyerahkan kembaliannya kepada saya beserta struk belanjanya, karena setelah saya lihat kembaliannya kurang, saya pun sampaikan kepada kasirnya, "kurang 200 mba". Kasirnya bingung atau pura2 bingung ia kembali melihat ke layar kasirnya, setelah ia cek dan ternyata benar ia lantas menoleh dan dengan rasa tidak enak (mungkin) lantas bilang "maaf mas gak ada uang 200an".

Lagi-lagi bukan masalah nominalnya, tapi sifat dan sikap jujur yang dimiliki sang kasir rasanya perlu jadi pelajaran, apa susahnya disampaikan saja nominal yang sebenarnya dan sampaikan saja jika memang uang kembaliannya kurang, mungkin akan lebih baik dan ia pun terlepas dari perilaku tidak jujur, coba bayangkan berapa banyak pelanggan yang jika di akhirat nanti harus ia temui karena harus mengembalikan hasil kecurangannya. Kasihan kan....
Na'uudzubillah min dzaalik...
Sebenarnya bukan kali pertama kejadian ini saya alami, sering juga terjadi di Minimarket-minimarket yang tersebar dimana-mana.
"Mulailah dari yang kecil, mulai dari sekarang dan mulai sejak dini untuk berbuat Jujur"

Bagai mana menurut anda, sebenar nya bukan masalah nominal uang nya namun apapun usaha nya kejujuran adalah hal yang paling utama agar memberikan kepuasan kepada konsumen nya.