Tes ini Bisa Mengungkap Mana Pria yang Normal dan Homo



gay atau homo merupakan peristiwa yang sangat aneh jika di indonesia karena masyarakat indonesia sangat religius, pasangan sesama jenis saat ini sudah mulai banyak kita lihat di dalam kehidupan kita, dan terkadang kita tidak tahu kalau orang terdekat kita memiliki kelainan dengan suka sesama jenis.

Saat ini pria normal dan homo sangat sulit dibedakan lantaran prilaku keduanya terkadang menunjukkan ciri fisik yang sama. Namun kini ada sebuah penelitian yang dipersentasikan oleh American Society of Human Genetics 2015 Annual Meeting di Baltimore mengungkapkan sebuah tes yang berguna untuk memprediksi orientasi seksual pada laki-laki.
Dari kajiannya jika temuan tersebut melibatkan penggunaan suatu algoritma yang dapat mengidentifikasikan pola metilasi DNA di sembilan daerah pada genom manusia yang diperkirakan terkait dengan orientasi seksual.
Tahukah kamu apa itu pola metilasi DNA ? pola metilasi DNA merupakan modifikasi molekul DNA yang mengontrol ekspresi gen yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor lingkungan, sentuhan bahan kimia, stres, diet dan bahkan olahraga.
Jadi , pria yang melakukan tes ini nantinya akan diketahui apakah dia benar – benar pria normal atau homo. Dalam tes ini nantinya juga akan diketahui bagaimana orientasi seksual seseorang berdasarkan pada penanda molekuler.
Beralih pada penelitian yang dilakukan oleh American Society of Human Genetics 2015 Annual Meeting di Baltimore juga menghasilkan sebuah kecenderungan seksual seseorang yang ditentukan oleh aktivitas gen tertentu.
Penelitian ini melibatkan 37 pasang kembar identik berjenis kelamin laki-laki di mana salah satu di antaranya adalah seorang homoseksual sedangkan yang lainnya heteroseksual. Selain itu penelitian ini juga melibatkan 10 pasang kembar identik yang keduanya adalah homoseksual.
Dalam penelitiannya , bayi kembar identik yang digunakan ini memiliki urutan genetika yang sama, hanya sekitar 20% kemungkinan mereka memiliki orientasi homoseksual. Sehingga para peneliti pun percaya bahwa perubahan DNA menjadi penyebab potensial orientasi seksual yang dimiliki seseorang. Hal ini masih menjadi misteri mengapa kembar identik yang memiliki kesamaan gen memiliki perbedaan dalam orientasi seksual.
Dengan demikian para peneliti pun menentukan DNA pola metilasi yang mungkin terkait dengan orientasi seksual. Untuk membantu menentukan keterkaitan pola DNA genetik dengan orientasi seksual, tim penelitian menciptakan sebuah logaritma yang disebut FuzzyForest untuk membantu mereka menyaring lebih dari 40.000 titik data.
FuzzyForest membantu para peneliti mengidentifikasi pola metilasi DNA di sembilan daerah genom manusia yang dapat memprediksi orientasi seksual laki-laki dengan tingkat akurasi hingga 70%. Daya tarik seksual adalah suatu bagian yang fundamental dalam kehidupan kita.

Jadi kesimpulan yang di dapatkan ini jika seorang pria bisa dites apakah dia pria jantan atau pria homo ini dilihat dari metilasi DNA yang dapat memengaruhi orientasi seksual laki-laki.

Bagai mana menurut anda, apakah anda yakin kalau teman anda suka sama wanita, silahkan anda gunakan tes ini kepada mereka.