TAHUN BARU BELUM TIBA, STOK "KONDOM" HABIS, SWALAYAN INI SAMPAI KEHABISAN STOK



SUPERYOUR - Alat kontrasepsi atau alat untuk mencegah kehamilan ketika selesai berhubungan dan juga sebagai alat pencegah penularan penyakit kelamin semakin laris saja di kabupaten maros ketika mendekati pergantian tahun ini.

"kondom" biasanya terbuat dari jenis bahan karet latex yang akan di pakaikan ke alat "kelamin" milik sang pria, ketika mendekati pergantian tahun stok alat pengaman kontrasepsi ini sudah habis terjual bahkan salah satu minimarket yang berada di maros harus kekurangan stok.

Asisten dari minimarket tersebut mengatakan kalao selama musim hujan di tahun ini yang berdekatan dengan tahun baru dia sudah menjual lebih dari ratusan alat pengaman ini.

"Selama musim hujan "kondom" banyak yang laku. Kadang ada 10 "kondom" yang laku setiap harinya. Biasa juga dibawah 10 "kondom". Mungkin banyak yang berhubungan saat musim hujan," kata Wahyu saat ditemui di tokonya.

Menurutnya yang membeli alat pengaman tersebut bervariasi mulai darti orang dewasa sampai bocah yang masih ingusan namun pihak minimarket tidak menjual kepada anak yang masih di bawah umur.

"Sutera paling laris. Sebenarnya, "kondom" yang bergerigi dicari tapi tidak ada stoknya. Mungkin karena sensasi saat berhubungan dengan menggunakan "kondom" ini berbeda dengan yang halus," katanya.(*)